Belajar Biologi SMA Jaringan Hewan

Belajar Biologi SMA Jaringan Hewan

Hai Sobat Biologi asik….Kali ini kita akan belajar biologi jaringan pada hewan, ini masih ada hubungan dengan materi kita yang lalu yaitu sel. Masih ingatkah kalian tentang sel? Sel adalah unit struktural terkecil penyusun makhluk hidup. Nah… sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama disebut dengan Jaringan. Jaringan-jaringan yang berbeda dapat bekerja sama untuk suatu fungsi fisiologi yang sama membentuk organ. Tahu donk bahwa ilmu yang mempelajari tentang jaringan dinamakan histologi.

Jaringan hewan

Ada empat kelompok jaringan dasar yang membentuk tubuh hewan: jaringan epitelium, jaringan pengikat, jaringan penyokong, dan jaringan saraf.

Jaringan epitelium.

Jaringan yang  melapisi permukaan organ luar dan dalam. Jaringan epitel perkembangan dari ektoderm dan endoderm. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi dan penyerapan.

Jaringan epitel terdiri dari 3 macam:

  1. Eksotelium: epitel yang membungkus bagian luar tubuh
  2. Endotelium: epitel yang melapisi organ dalam tubuh
  3. Mesotelium: epitel yang membatasi rongga tubuh

Fungsi jaringan epitelium yakni:

  1. Absorpsi, misalnya pada usus yang menyerap sari-sari makanan
  2. Sekresi, contohnya testis yang mensekresikan sperma
  3. Ekskresi, kulit yang mengeluarkan keringat
  4. Transportasi, mengatur tekanan osmosis dalam tubuh
  5. Proteksi, kulit melindungi jaringan tubuh di bawahnya
  6. Penerima rangsang, kulit yang menanggapi rangsang dari luar
  7. Pernapasan, kulit katak berfungsi sebagai alat pernapasan
  8. Alat gerak, selaput kaki pada kulit katak membantu dalam pergerakan
  9. Mengatur suhu tubuh, kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan

Klasifikasi jaringan epitel berdasarkan bentuk dan susunannya dibedakan:

  1. Epitel pipih selapis

Terdiri atas satu lapis saja dan selnya berbentuk pipih.

Letak : pembuluh limfe, endothelium, alveoli, perikardium, kapsula glomerolous

Fungsi : Difusi, filtrasi

biologi sma, belajar biologi sma

belajar biologi asik

2. Epitel kubus selapis

Terdiri dari satu lapis sel berbentuk kubus. sel-sel tersebut seperti sarang lebah atau berbentuk poligonal.Jaringan epitel kubus selapis berfungsi dalam sekresi dan sebagai pelindung. Contoh: epitel pada permukaan ovarium,  nefron, lensa mata, dan kelenjar tiroid, tobula ginjal.

3. Epitel silindris selapis

Epitel selapis silindris terdiri dari satu lapis sel berbentuk silindris. Sel epitel silindris ini ada yang memiliki silia pada permukaannya, seperti yang terdapat pada oviduk. Contoh: epitel pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernapasan bagian atas.

4. Epitel pipih berlapis banyak.

Epitel ini sebenarnya tidak semua berbentuk pipih namun yang berbentuk pipih hanya pada sel sebelah atas. Letaknya pada epidermis, mulut esophagus, saluran anus.

5. Epitel kubus berlapis banyak

Epitel ini jarang ditemukan pada tubuh. Letaknya pada kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar tiroid, ovarium dan buah zakar.

6. Epitel silindris berlapis banyak

Letak:  saluran pernafasan, rongga hidung, saluran reproduksi

Jaringan Penyokong.

Jaringan penyokong terdiri dari jaringan darah, jaringan tulang rawan (kartilago), jaringan tulang, jaringan ikat

  1. Jaringan ikat

Sobat belajar biologi tercinta, sesuai namanya, jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh. Jaringan ikat terdiri dari serabut, sel-sel dan cairan ekstra seluler. Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ, menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh, Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua:

a.  Jaringan ikat longgar

Ciri-ciri jaringan ikat longgar ; sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis , serabutnya longgar. Jenis jaringan ikat ini banyak ditemukan adanya substansi dasar dan cairan jaringan. Jaringan ikat longgar banyak mengandung sel pengembara seperti makrofag, sel mast dan sel yang tidak berdeferensiasi. Jaringan ikat longgar terletak pada sekitar organ-organ, pembuluh darah diantara berkas otot, di bawah epitel dan saraf. Jaringan ikat longgar dikenal juga dengan nama Jaringan Ikat Areolar.Fungsi jaringan ini sebagai pengisi, penunjang dan bantalan, membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah dan saraf. Contoh jaringan ini adalah jaringan darah.

b. Jaringan ikat padat

Jaringan ini terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih terdapat pada selaput pembungkus otot, selaput urat, fasia, ligamen dan tendon. Jumlah serabut lebih banyak dari sel dan matrik. Jaringan ikat padat dibagi menjadi 2, yaitu Jaringan Ikat Padat teratur dan Tidak teratur

Jaringan Ikat Padat Teratur, mengandung terutama serabut kolagen. Serabut kolagen paling banyak dan tersusun saling menyilang. Populasi sel yang utama adalah fibroblast. Banyak dijumpai pada organ seperti : kapsula paru-paru, kapsula hati, ginjal, limpa, testis, fasia, aponeurosa, perikardium dan dermis.

Jaringan Ikat Padat Tidak Teratur, terdapat dua bentuk tergatung macam serabutnya. Pada tendon dan ligamen mayoritas kolagen sedangkan pada ligamentum nukhe serabut elatis yang utama.

Demikian dulu sobat belajar biologi, jangan lupa pantengin terus web biologiasik.com yaaa….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *