Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sistem Ekskresi

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SISTEM EKSKRESI

Alokasi Waktu                       :  1 X 2 JP

Pertemuan ke                          :  1,2,3 (Siklus 2)

Kompetensi Inti

  1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
  2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
  3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
  4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

 

  1. Kompetensi Dasar dan Indikator

 

Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi dan    mengaitkannya dengan proses ekskresi sehingga dapat menjelaskan mekanisme serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem ekskresi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.

Indikator:

  1. Mendiskripsikan letak ,struktur ginjal dan nefron
  2. Menjelaskan proses pembentukan pembentukan urine
  3. Menganalisis keterkaitan antara struktur sel, jaringan penyusun nefron ginjal dengan bioproses beserta fungsinya pada sistem urinaria
  4. Menganalisis keterkaitan antara hasil uji urin dengan gangguan struktur ginjal pada sistem urinaria
  5. Menganalisis keterkaitan antara struktur sel, jaringan penyusun hati, pulmo, kulit serta bioproses beserta fungsinya
  6. Menjelaskan mekanisme serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem ekskresi

Menyajikan hasil analisis tentang kelainan pada struktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem ekskresi manusia melalui berbagi bentuk media presentasi.

 

Indikator :

  1. Membuat bagan alur struktur jaringan ginjal sampai dengan vesika urinaria atau kantong kemih
  2. Terampil menyajikan keterkaitan hasil uji kelainan urine terhadap struktur dan fungsi organ ekskresi
  3. Terampil melakukan praktikum uji kandungan urine
  4. Terampil mempresentasikan struktur dan fungsi organ ekskresi

Tujuan Pembelajaran

Setelah melakukan pembelajaran dengan model discovery learning melalui media website biologi asik siswa diharapkankan mampu mensyukuri penciptaan Alloh, berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, mampu menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada dan mengaitkannya dengan proses ekskresi serta terampil dalam menyajikan hasil analisis tentang kelainan pada struktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem ekskresi

  1. Materi Ajar.

 Faktual

Ginjal merupakan organ ekskresi yang utama, berjumlah sepasang, dan terdapat dalam rongga perut di dekat tulang-tulang pinggang. Berbentuk seperti kacang ercis dengan panjangnya lebih kurang 10 cm. Fungsi ginjal yang utama adalah menyaring darah sehingga menghasilkan urine. Di dalam urine terdapat zat sisa/zat berlebih yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh, misalnya:

  • protein-protein asing yang masuk ke dalam tubuh.
  • zat-zat hasil katabolisme seperti urea, asam urat
  • bermacam-macam garam
  • gula darah yang melebihi batas normal

Ginjal berfungsi sebagai organ homeostasis, yaitu organ yang berfungsi menjaga keseimbangan berlangsungnya proses fisiologi dalam tubuh, misalkan dengan cara mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraselular dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa

  1. Konsep

Anatomi ginjal

Bila ginjal dibelah membujur akan tampak bagian kulit (korteks) dan sumsum ginjal (medulla). Setiap ginjal disusun oleh jutaan nefron (alat penyaring) yang terdapat di dalam korteks. Nefron ini berfungsi untuk menyaring darah hingga terbentuk urine.

Anatomi ginjal manusia

Bagian-bagian nefron:

  1. Badan Malpighi (badan renalis) yang terdiri atas:
  • glomerulus
  • kapsula Bowman (simpai Bowman)
  1. Tubulus kontortus, terdiri atas:
  • tubulus kontortus proksimal
  • tubulus kontortus distal
  • tubulus kolektifus
  • lengkung Henle ascenden (naik) dan descenden (turun).

Dari setiap ginjal keluar saluran yang disebut ureter, yang berfungsi untuk menyalurkan urine ke kandung kemih (vesica urinaria). Pada pangkal ureter terdapat ruang ginjal atau pelvis renalis yang merupakan tempat bermuaranya tubulus kolektifus. Bila kandung kemih telah penuh, urine akan dikeluarkan melalui saluran yang disebut urethra.

 

Proses pembentukan urine

Proses pembentukan urine melalui 3 langkah utama sebagai berikut:

  1. Filtrasi

Glomerulus yang terdapat pada kapsula Bowman menyaring darah (filtrasi) sehingga dihasilkan filtrat glomerulus (urine primer). Di dalam filtrat ini terlarut zat yang masih berguna bagi tubuh maupun zat yang tidak berguna bagi tubuh, seperti glukosa, garam-garam, dan asam amino.

  1. Reabsorbsi

Di dalam tubulus kontortus proksimal zat-zat dalam urine primer yang masih berguna akan diserap kembali (direabsorbsi). Peristiwa ini masih terjadi sampai pada lengkung Henle. Dari peristiwa ini dihasilkan filtrat tubulus atau urine sekunder.

  1. Augmentasi

Pada tubulus kontortus distal ditambahkan zat-zat yang sudah tak berguna dan hendak dibuang (augmentasi), misalnya kelebihan obat, kelebihan vitamin, dan lain-lain. Di tempat ini sudah terbentuk urine sesungguhnya yang selanjutnya disalurkan ke tubulus kolektivus, terus ke pelvis renalis. Dari pelvis renalis, urine mengalir melalui ureter dan ditampung sementara di kandung kemih. Bila kandung kemih telah penuh timbullah rangsangan untuk buang air kecil, dan urine dikeluarkan melalui urethra.

 

Proses pembentukan urine pada nefron ginjal.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah urine yang dikeluarkan, diantaranya sebagai berikut:

  • jumlah air yang diminum
  • pengaruh sistem saraf
  • antidiuretik hormon (ADH). Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior. Kelebihan ADH dalam darah akan menyebabkan peningkatan proses reabsorbsi air, sehingga urine yang terbentuk menurun. Bila terjadi kekurangan ADH dalam darah, maka tubulus kontortus akan mengalami penurunan proses reabsorbsi air, sehingga dihasilkan urine yang banyak, keadaan ini disebut diabetes insipidus.
  • banyaknya garam yang harus dikeluarkan, dan aktivitas
  1. Pulmo

Pulmo merupakan organ respirasi yang memiliki peranan dalam sistem ekskresi yaitu mengeluarkan sisa metabolisme berupa CO2 dan air. Sisa metabolisme ini dari sel diangkut oleh darah menuju ke paru-paru untuk dibuang.

Hati

Hati merupakan kelenjar terletak dibagian kanan atas rongga perut. Hati berfungsi mengekskresikan getah empedu. Empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesterol, fosfolipid, zat warna empedu dan beberapa ion.

Kulit

Kulit terdapat di seluruh permukaan tubuh berfungsi untuk mengeluarkan keringat.   Aktivitas kelenjar keringat juga dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan dan suhu didalam pembuluh darah. Ketika suhu meningkat, kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh darah melebar sehingga aliran darah lebih banyak. Hal tersebut menyebabkan penyaringan air dan sisa metabolism oleh kelenjar keringat meningkat. Meningkatnya aktivitas kelenjar keringat menyebabkan keluarnya keringat dari kulit dengan cara penguapan. Penguapan pada permukaan kulit akan menurunkan suhu sehingga akan mengurangi rasa panas pada tubuh.

Kelainan pada sistem ekskresi

Pada Ginjal

  • Batu Ginjal adalah adalah gangguan yang ditandai dengan adanya pengendapan garam kalsium di dalam rongga ginjal sehingga urine tidak dapat keluar dari tubuh
  • Gagal Ginjal adalah kelainan dimana ginjal tidak berfungsi sebagai alat penyaring darah.
  • Nefritis adalah penyakit yang ditandai dengan kerusakan bagian glomerulus yang disebabkan oleh adanya bakteri Streptococcus.
  • Anuria adalah penyakit kegagalan ginjal dalam menghasilkan urin.
  • Glukosuria adalah penyakit yang ditandai dengan adanya glukosa dalam urine.
  • Albuminuria adalah penyakit yang ditandai dengan adanya albumin (protein) di dalam urine.
  • Bilirubinaria adalah konsentrasi bilirubin dalam urin yang di atas normall.
  • Hematuria adalah penyakit yang ditandai adanya sel darah merah dalam urine. Kelainan dan Penyakit pada Kulit

Pada Kulit

  • Skabies adalah penyakit yang ditandai dengan gejala gatal terutama pada malam hari. Skabies lebih dikenal sebagai kudis.
  • Biduran adalah penyakit yang ditandai dengan timbulnya bencol-bencol yang tidak beraturan dan terasa gatal.
  • Kurap adalah penyakit menular yang ditandai dengan adanya baian kecil yang kasar pada kulit dan dikelilingi lingkaran berwarna merah muda.
  • Psoriasis adalah penyakit yang ditandai dengan kulit kemerahan yang terjadi di kulit kepala, siku, punggung, dan lutut.
  • Panu adalah penyakit yang ditandai dengan timbul bercak keputihan disertai rasa gatal saat berkeringat.
  • Kanker Kulit adalah penyakit yang disebabkan karena kulit terlalu lama terkena sinar matahari. Penyakit ini lebih sering menyerang orang berkulit putih karena sensitif terhadap sinar matahari.

Pada Hati

  • Hepatitis adalah radang hati yang disebabkan oleh virus.
  • Penyakit Kuning adalah penyakit yang ditandai dengan warna darah menjadi kekuningan, sklera mata menjadi kekuningan, kuku jari menjadi kekuningan, dan kulit tampak pucat kekuningan..
  • Sirosis Hati adalah penyakit yang ditandai dengan adanya goresan di dalam hati akibat banyaknya jaringan ikat di hati. Sirosis hati merupakan serangan lanjutan dari virus hepatitis B dan C. Sirosis hati belum dapat disembuhkan.
  • Hemokromatosis adalah kelainan metabolisme yang ditandai dengan adanya pengendapan besi berlebih dalam jaringan. Penyakit ini bersifat genetik atau keturunan.
  • Kolestasis dan Jaundice adalah keadaan akibat terjadinya kegagalan hati dalam memproduksi dan atau pengeluaran empedu.

 

  1. Prosedural

Uji kandungan urine meliputi uji urea, uji glukosa, uji protein, dan uji pH.

Malakukan uji protein bertujuan mengetahui ada tidaknya kandungan protein dalam urine

Melakukan uji glukosa untuk mengetahui ada tidaknya kandungan glukosa dalam urine

Melakukan uji pH untuk mengetahui kandungan pH dalam urine

 

  1. Meta kognitif

Menganalisis keterkaitan antara prinsip penyaringan dengan kerja ginjal, mempelajari cara kerja cuci darah (hemodialisis) dan pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari terhadap gangguan kelainan sistem ekskresi

 

  1. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran.
    1. Metode : permainan dengan media game on line biologiasik, diskusi, studi pustaka/literasi
    2. Pendekatan : Saintifik
    3. Model : Discovery Learning

 

  1. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar:
    1. Media
  • Web site yang beralamatkan biologiasik.com. yang berisi permainan game online sistem ekskresi, materi dan LKS
  • Gambar / Torso / Charta tentang ginjal
  • LCD projektor

 

  1. Sumber Belajar

Buku Guru :

  • Nunung Nurhayati, dkk. 2014. Buku Guru Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Bandung: Yrama Widya

Buku Siswa:

  • Nunung Nurhayati, dkk. 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Bandung: Yrama Widya
  • Materi sistem ekskresi pada website biologiasik.com

 

 

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran:

Pertemuan Pertama (2JP )

No. Kegiatan Deskripsi Alokasi Waktu
1 Pendahuluan

·    Berdoa

·    Mengkondisikan kelas

·    Apersepsi

·    Menyampaikan tujuan pembelajaran

·

·     Guru memberi salam,

·     Membuka pelajaran dengan doa,

·     guru menunjukkan sikap peduli dan perhatian pada siswa dengan melakukan mengecek presensi/kehadiran

·     Guru memberi apersepsi dan motivasi

Kalau kita minum air putih 2 gelas sekaligus, apa yang kita rasakan? Pernahkah kamu merasakan sesuatu pada badanmu bila kita kurang minum air ? Organ apa yang berperan dalam pembuangan urine ? Guru meminta siswa menjawab pertanyaan tersebut.

·      Siswa  mengidentifikasi tujuan pembelajaran.

Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada pertemuan ini.

10
2 Inti

 

 

 

·      Siswa membentuk kelompok ( tiap kelompok terdiri 4 sampai 5 peserta didik )

·      Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning dengan media website biologiasik karya guru sendiri

Langkah pembelajaran

·      Stimulation (stimullasi/ Pemberian rangsangan)

Siswa mengamati film pendek yang ada dalam website biologiasik. Selanjutnya siswa diajak permainan game kahoot online yang beralamatkan www.biologiasik.com, untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang sistem ekskresi, mengajak berpikir dan untuk memotivasi.

·    Problem statemen (pertanyaan/identifikasi masalah)

Guru :

Dari penayangan gambar organ ginjal dan permainan game kahoot online siswa diharapkan muncul berbagai pertanyaan. Guru beserta siswa mengumpulkan data-data pertanyaan

Siswa

Menanyakan tentang

1.    Organ apa saja yang berperan untuk sistem ekskresi

2.    Dimana letak ginjal ?

3.    Bagaimana struktur ginjal ?

4.    Bagaimana proses pembentukan urine di ginjal

 

(berpikir kritis)

 

·   Data collection (pengumpulan data)

Siswa dipandu membuka web biologiasik untuk melihat LKS tentang ginjal

Siswa

Secara Individu mengumpulkan data tentang organ penyusun sistem urinaria dan bagian-bagian ginjal melalui literasi terutama dari web biologiasik dan literatur lainnya dari buku

(penguatan karakter dengan literasi)

 

2.4.Data processing (pengolahan Data) melalui diskusi dan kolaborasi

Siswa membahas LK yang terdapat pada web biologiasik dan mengamati sikap dan ketrampilan siswa dalam mengolah data

Siswa berdiskusi dalam kelompok siswa mengisi LK tentang ginjal meliputi :

1.    Struktur ginjal

2.    Struktur nefron

3.    Proses pembentukan urin

 

2.5.Verification (pembuktian)

Siswa mendiskusikan hasil pengamatan  dan pengisian LK dilanjutkan dengan presentasi. Kelompok lain menanggapi dalam diskusi antar kelompok

 

2.6.Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

Siswa bersama-sama dengan guru, menyimpulkan tentang struktur dan fungsi ginjal, serta proses pembentukan urine

 

70
3 Penutup 1.      Guru bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.

2.      Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan post tes

3.      Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran,

4.         Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas membaca web biologiasik yaitu tentang “Organ ekskresi Paru-paruHati / Lever, kulit

5.      Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

 

10

 

 

Pertemuan Ke-dua (2 JP)

No. Kegiatan Deskripsi Alokasi Waktu
1 Pendahuluan ·     Guru memberi salam,

·     Membuka pelajaran dengan doa,

·     guru menunjukkan sikap peduli dan perhatian pada siswa dengan melakukan mengecek presensi/kehadiran

Pada pertemuan pertama kita sudah mempelajari struktur ginjal. Sekarang kita renungkan selain ginjal organ apa yang berperan dalam proses ekskresi? “ Kenapa ketika cuaca panas badan kita berkeringat?

·      Siswa mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada pertemuan ini.

10
2 Inti

 

 

 

·      Guru memfasilitasi pembentukan kelompok kerja peserta didik ( tiap kelompok terdiri 4 sampai 5 peserta didik )

·      Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning dengan media website biologiasik karya guru sendiri

 

Langkah pembelajaran

·      Stimulation (stimullasi/ Pemberian rangsangan)

Peserta didik mengamati Gambar yang ada dalam website biologiasik. Selanjutnya siswa diajak permainan game kahoot online yang beralamatkan www.biologiasik.com, untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang hati, kulit dan pau-paru.

·    Problem statemen (pertanyaan/identifikasi masalah)

Guru :

Dari penayangan gambar organ ginjal dan permainan game kahoot online siswa diharapkan muncul berbagai pertanyaan(berpikir kritis). Guru beserta siswa mengumpulkan data-data pertanyaan

Siswa

Menanyakan tentang

1.      Dimanakah letak hati

2.      Bagaimana struktur hati ?

3.      Bagaimana peranan hati dalam sistem ekskresi

4.      Bagaimana proses pengeluaran keingat dan pengaturan suhu pada kulit

 (berpikir kritis)

 

·   Data collection (pengumpulan data)

Siswa dipandu guru membuka LKS yang ada dalam web biologiasik

Siswa, secara Individu mengumpulkan data tentang organ penyusun sistem urinaria dan bagian-bagian ginjal melalui literasi terutama dari web biologiasik dan literatur lainnya dari buku

(penguatan karakter dengan literasi)

 

2.4.Data processing (pengolahan Data) melalui diskusi dan kolaborasi siswa mengisi LK biologiasik tentang hati, pulmo dan kulit

 

2.5.Verification (pembuktian)

Guru Meminta siswa untuk mendiskusikan hasil pengamatan  dan pengisian LK dalam kelompokknya

 

Siswa mendiskusikan hasil pengisian LK dari hasil pengamat dalam satu kelompok, kemudian membandingkan hasil pengisiannya dengan literatur/buku yang relevan

 

2.6.Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

Kelompok siswa memaparkan hasil diskusi kelompok , setelah itu bersama-sama dengan guru, siswa menyimpulkan tentang struktur dan fungsi ginjal, serta proses pembentukan urine

70
3 Penutup 1.      Siswa bersama guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran.

2.      Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan

3.      Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran dengan post tes

4.         Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok pembuatan brosur   tentang kelainan pada sistem ekskresi

5.      Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

 

10

 

 

Pertemuan ke-3 (JP)

 

No. Kegiatan Deskripsi Alokasi Waktu
1 Pendahuluan ·     Guru memberi salam,

·     Membuka pelajaran dengan doa,

·     guru menunjukkan sikap peduli dan perhatian pada siswa dengan melakukan mengecek presensi/kehadiran

Guru memotivasi pentingnya menjaga kesehatan Anak-anak apa yang terjadi jika kita tidak bisa membuang urine? Pernahkan kalian mendapati urine kalian sangat keruh? Apa akibatnya jika ginjal kita rusak?

·      Siswa mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada pertemuan ini.

10
2 Inti

 

 

 

·      Guru memfasilitasi pembentukan kelompok kerja peserta didik ( tiap kelompok terdiri 4 sampai 5 peserta didik )

·      Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning dengan media website biologiasik karya guru sendiri

 

 

Langkah pembelajaran

·      Stimulation (stimullasi/ Pemberian rangsangan)

Peserta didik mengamati percobaan uji urine website biologiasik.

Siswa dibagi perkelompok 4/5 melaksanakan uji urine yang dipandu dr website

 

·      Problem statemen (pertanyaan/identifikasi masalah)

Siswa mengumpulkan data pertanyaan

1.      Bagaimanakah urine yang sehat?

2.      Dari uji urine bagaimana hasilnya, mengapa demikian?

3.      Apa saja kelainan sistem ekskresi dan penjelasannya

 (berpikir kritis)

 

·   Data collection (pengumpulan data)

Siswa dipandu guru membuka LKS yang ada dalam web biologiasik

Siswa, secara Individu mengumpulkan data tentang uji urine dan berbagai macam kelainan sistem ekskresi dan penjelasannya

(penguatan karakter dengan literasi)

 

Data processing (pengolahan Data) melalui diskusi dan kolaborasi siswa berdikusi tentang kelainan sistem ekskresi

 

Verification (pembuktian)

Guru Meminta siswa untuk mendiskusikan hasil pengamatan  dan pengisian LK dalam kelompokknya

Siswa mendiskusikan hasil pengisian LK dari hasil pengamat dalam satu kelompok, kemudian membandingkan hasil pengisiannya dengan literatur/buku yang relevan

 

Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

Kelompok siswa memaparkan hasil diskusi kelompok , setelah itu bersama-sama dengan guru, siswa menyimpulkan tentang struktur dan fungsi ginjal, serta proses pembentukan urine

 

70
3 Penutup Siswa bersama guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran.

Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan post test

Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran,

Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

 

10

 

 

 

 

 

 

 

 

SISTEM URINARIA

 

  1. Tujuan : mengetahui struktur dan fungsi ginjal

 

  1. Materi :

Ginjal merupakan salah satu organ ekskresi manusia yang memiliki peran sangat penting dalam hal menyaring darah. Selain itu ginjal juga berfungsi sebagai organ homeostasis, yaitu organ yang berfungsi menjaga keseimbangan berlangsungnya proses fisiologi dalam tubuh, misalkan dengan cara mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraselular dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

 

  1. Alat dan Bahan :
  1. Torso tubuh manusia
  2. Torso Ginjal
  3. Charta Neufron
  4. LKS
  5. LCD projektor
  1. Langkah kerja :

Bekerjalah berkelompok (3-4 siswa), Jawablah pertanyaan pertanyaan berikut !

 

 

  1. Dimana letak ginjal ?

Jawab :___________________________________________________________________________________________________

 

  • Bagaimana bentuk ginjal ?

Jawab : __________________________________________________________________________________________________

  • Sebutkan urutan organ penyusun system urinaria ?

Jawab :___________________________________________________________________________________________________

  • Sebutkan 3 lapisan ginjal !

Jawab :___________________________________________________________________________________________________

 

  1. Apakah Nefron itu ?

Jawab :_______________________________________________________________________________________________

  • Dimana Letak nefron ?

Jawab :__________________________________________________________________________________________________

  • Sebutkan 3 proses terbentuknya urine pada nefron !

Jawab :__________________________________________________________________________________________________

  • Jelaskan gangguan pada ginjal ?

Jawab : _________________________________________________________________________________________________

  • Bagaimana mengupayakan agar ginjal kita tetap sehat ! Buatlah brosur atau poster yang berisi

Pola hidup sehat untuk ginjal yang sehat !

 

  1. Instrumen Penilaian Sikap
    1. Penilaian antar teman

Indikator:  Peserta didik menunjukkan perilaku kerja sama, jujur, dan teliti dalam kegiatan pengamatan dan menyajikan data ciri-ciri morfologi jamur

 

Penilaian antar Peserta Didik

Topik/Subtopik:Jamur/Ciri-ciri Tanggal………………………………. Nama Teman yang dinilai:

·         …

·         …

Nama Penilai: ….

  • Amati perilaku temanmu dengan cermat selama mengikuti pembelajaran Biologi
  • Berikan tanda √ pada kolom yang disediakan berdasarkan hasil pengamatannu.
  • Serahkan hasil pengamatanmu kepada gurumu
No Perilaku Dilakukan/muncul
YA TIDAK
1. Mau menerima pendapat teman    
2. Mau bekerjasama dengan semua teman    
3. Mencatat hasil pengamatan dengan teliti dan sesuai fakta    
4. Melaporkan data atau informasi apa adanya    
5. Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya    

Keterangan

Penskoran : Ya: 1   Tidak: 0

 

 

 

 

 

REKAPITULASI PENILAIAN DIRI PESERTA DIDIK

Mata Pelajaran : Biologi

Topik                 : Ginjal

Kelas                 : XI MIA

 

No Nama Skor Perilaku Jumlah Nilai
1 2 3 4 5
1 Yana              
2 Yani              
3 Yanto              

 

Nilai  sikap peserta didik

   Dengan predikat:

 

PREDIKAT NILAI
Sangat Baik (SB) 80 ≤ AB ≤ 100
Baik (B) 70 ≤ B ≤ 79
Cukup (C) 60 ≤ C  ≤ 69
Kurang (K) <60

 

  1. Observasi

 

Indikator:

Peserta didik menunjukkan perilaku kerja sama, jujur, dan teliti dalam kegiatan pengamatan dan menyajikan data ciri-ciri morfologi jamur

No Nama Siswa Kerja sama Jujur Teliti Jumlah Skor
1.          
2          
3          
4          

 

  • 1 = jika peserta didik belum konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
  • 2 = jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
  • 3 = jika peserta didik mulai sering konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
  • 4= jika peserta didik terus menerus/konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator

 

Dengan predikat:

PREDIKAT NILAI
Sangat Baik (SB) 80 ≤ AB ≤ 100
Baik (B) 70 ≤ B ≤ 79
Cukup (C) 60 ≤ C  ≤ 69
Kurang (K) < 60

 

 

  1. Instrumen Penilaian Pengetahuan

Indikator :

Siswa dapat menunjukkan urutan organ penyusun system urinaria

1
  • Perhatikan gambar di samping ! Ureter – Uretra – Vesika urinaria – pelvis ginjal
2

ditunjukan nomor….

5
  1. 5-3-4-1
  2. 3-5-4-1
4
  1. 2-5-4-1
3
  1. 2-3-4-1
  2. 2-4-3-1 (Kunci A)

Indikator :

Siswa dapat menjelaskan gangguan pada system Ginjal

  1. Perhatikan gambar di samping!

Bagian yang mengalami gangguan bila seseorang menderita penyakit diabetes mellitus dan penyakit uremia adalah nomor….  ( kunci B )

  1. 1 dan 2
  2. 1 dan 3
  3. 2 dan 3
  4. 3 dan 4
  5. 4 dan 5

 

 

 

 

 

 

 

 

Indikator :

Siswa dapat menjelaskan proses terbentuknya urine

3 .Seseorang yang habis makan semur jengkol, urinenya berbau sangat tajam, Hal ini terjadi karena adanya amoniak yang berlebihan dalam urinenya. Amoniak tersebut lebih banyak ditemuka pada tahap….     ( kunci D )

  1. filtrasi
  2. absorbsi
  3. reabsorbsi
  4. augmentasi
  5. ekskresi

 

 

Penilaian Pengetahuan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Instrumen Penilaian Keterampilan

Indikator:

  • dapat mengamati torso/charta tentang struktur ginjal, nefron dengan benar

 

Instrumen Penilaian unjuk kerja

 

A.    Tes Proyek terhadap torso/charta ginjal dan nefron

 

LEMBAR PENGAMATAN

 

No

Nama Siswa Torso/charta system urinaria Charta Nefron  

Total skor

A B C D E F
                 
                 
                 

 

 

Rubrik

No Keterampilan yang dinilai Aspek penilaian Skor
1 Menunjukan organ system urinaria A.    Menunjukan urutan organ system urinaria

B.     Menunjukan 3 lapisan ginjal

C.     Menunjukan pembuluh darah yang ke/dari ginjal

 

4

 

3

2

2 Menjelaskan proses pembentukan urine pada Nefron D.    Menunjukan bagian dari nefron

E.     Menjelaskan 3 tahap pembentukan urine

F.      Menjelaskan gangguan ada nefron

6

9

 

6

Nilai = jumlah skor : 3

Predikat

PREDIKAT NILAI
Sangat Baik (SB) 8.0  – 10
Baik (B) 7.0 –  7.6
Cukup (C) 6.0  – 6.6
Kurang (K)        < 6.0

 

 

 

Jetis, Januari 2018

           

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                                 Guru Mata Pelajaran,

 

 

Dra. Yati Utani Purwaningsih, M.Pd                               Ratna Endah Pamuji, M.Pd

NIP. 19650615 198803 2 020                                          NIP. 19780824 200604 2 017

INSTRUMEN PRESTASI BELAJAR SISWA SIKLUS 2

SOAL TES SIKLUS 2

  1. Berikut ini organ ekskresi pada manusia, kecuali…A. ginjal B. kulit C. paru-paru                D. hati                         E. limpa
  2. Sistem ekskresi mengatur hal-hal berikut, kecuali…A. konsentrasi ion dalam cairan tubuh B. homeostasis  C. osmarehulasi D. pembentukan urea E. sekresi hormone
  1. Zat sisa metabolisme protein yang berbahaya bagi tubuh adalah…
  1. bilirubin  b. urea c. ammonia d. urobilin e. asam urat
  1. Sebelum dikeluarkan dari tubuh, ammonia hasil deaminasi dirombak dahulu menjadi…
  1. urobilin B. urea             C. ornitin         D. arginine      E. asam urat
  1. Zat warna empedu merupakan sisa hasil perombakan…
  1. sel darah merah di hati B. protein di hati         C. sel darah merah di limpa
  2. protein di ginjal E. sel darah merah di kantong empedu
  1. Perhatikan proses pembentukan urine berikut ini!

Proses yang terjadi pada nomor 2 dan filtrat X secara berurutan adalah ….
A. reabsorpsi dan urine primer
B. reabsorpsi dan urine sekunder
C. filtrasi dan urine primer
D. filtrasi dan urine sekunder
E. augmentasi dan urine sesungguhnya
Jawaban: A
Keterangan: 1 = filtrasi
2 = reabsorpsi
3 = augmentasi
Filtrat X = urine primer Filtrat Y = urine sekunder

  1. Peranan mesin pencuci darah identik dengan fungsi ginjal pada bagian
  1. Kapsula bowman
  2. Lengkung henle
  3. Glomerolus
  4. Medula
  5. Korteks
  1. NH3 sebagai hasil metabolisme protein dan CO2 sebagai hasil respirasi dapat membentuk urea yang kemudian diekskresikan. Pembentukan urea terjadi di dalam….
  1. Ginjal
  2. Hati
  3. Kulit
  4. Pankreas
  5. Vesikula urinaria
  1. Satuan structural dan fungsional terkecil pada ginjal adalah…
  1. Glomerulus
  2. kapsula bowman
  3. nefron
  4. medulla
  5. badan Malpighi

 

  1. Setiap nefron terdiri dari…
  1. badan malpighi dan saluran nefron
  2. medulla dan korteks
  3. medulla dan pelvis renalis
  4. korteks dan pelvis renalis
  5. medulla dan saluran nefron
  1. Perhatikan gambar nefron ginjal di bawah ini

Gangguan yang disebabkan karena kerusakan pada label X disebut dengan….
A. Diabetes mellitus
B. Poliurea
C. Batu ginjal
D. Nefritis

  1. Albuminuria
  1. Pengeluaran keringat dalam tubuh manusia bertujuan untuk
  1. Mengurangi air dalam tubuh
  2. Meringankan kerja ginjal
  3. Mengatur pH darah
  4. Mengatur suhu tubuh
  5. Meringankan kerja pumo
  1. Pernyataan berikut merupakan ciri-ciri dari gangguan pada ginjal
  • Urine terdapat dalam darah karena nefron bocor
  • Peradangan nefron disebabkan bakteri streptococcus
  • Hipofisis gagal mendekresikan hormon antideuretik
  • Glomerolus dan tobulus pada nefron rusak
  • Terdapat albumin dan protein lainnya dalam urine
  • Pengerasan pembuluh darah pada ginjal

Ciri-ciri penyakit nefritis ditunjukkan pada nomer….

  1. 2 dan 4
  2. 1 dan 3   4 dan 6
  3. 5 dan 6   3 dan 5
  1. Zat warna empedu yang memberi warna pada feses dan urin adalah…
  1. urobilin B. biliverdin    C. bilirubin      D. fikobilin      E. melanin
  1. Pada kadar yang tidak berlebihan dalam tubuh, CO2, masih berguna sebagai…
  1. pembakar zat makanan
  2. pengatur konsentrasi ion D. penyusun lemak
  3. penyangga kestabilan pH E.  penyusun karbohidrat
  1. Perhatikan gambar nefron ginjal berikut ini!

Bagian  A adalah  … menghasilkan   ….

  1. glomerulus – urine primer
  2. glomerulus – urine sekunder
  3. tubulus proksimal  – filtrat tubulus
  4. tubulus proksimal  – urine primer
  5. hepar – empedu
  1. Badal Malpighi tersusun dari…

kapsul Bowman dan tubulus distal

kapsul Bowman dan glomerulus

Glomerulus dan tubulus proksimal

glomerulus dan tubulus pengumpul

kapsul Bowman dan tubulus proksimal

  1. Berikut  lni adalah  proses  pengeluaran   zat dari tubuh.
  • pengeluaran keringat
  • pengeluaran feses
  • pengeluaran urine
  • pengeluaran CO2
  • pengeluaran air ludah

Proses  ekskresi  ditunjukkan  oleh  …..

  1. (1), (2), (3)
  2. (1), (2), (4)
  3. (1), (3), (4)
  4. (1), (3), (5)
  5. (2), (3), (4)
  1. Perhatikan gambar organ ekskresi berikut!

 

Bagian yang berhubungan dengan proses pengeluaran keringat ditunjukkan nomer

  1. 2 b. 3               c. 4                         d. 5
  1. Uji urine di suatu laboratorium menggunakan reagen benedik dan biuret.

Tabung A  : urine + benedict

Tabung B : urine + biuret

Didiamkan selama 5 menit, lalu diamati dan didapatkan hasil sebagai berikut:

Tabung  A + pemanasan                    Terbentuk endapan merah bata

Tabung  B                                           Terbentuk endapan berwarna biru muda

Dari hasil diatas dapat disirnpulkan, bahwa siswa tersebut menqidap penyakit. …

  1. diabetes insipidus
  2. nefritis
  3. diabetes melitus
  4. uremia
  5. albuminuria

 

 

.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *